Kamis, 23 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

WONDERFUL INDONESIA
Selasa, 22 Agustus 2017 23:56 WIB

AP I : Biaya Pendaratan Gratis, Labuan Bajo Siap Diakuisisi



Bisnisnews.id - Operator bandara PT Angkasa Pura (AP) I telah mengeluarkan kebijakan baru, biaya pendaratan gratis untuk maskapai yang membuka atau menambahkan rute baru ke wilayah Jawa Timur. Selain itu, AP I berencana mengakuisisi Bandara Labuan Bajo yang terletak di Nusa Tenggara Timur

Kebijakan baru tersebut muncul setelah perusahaan sejenis, PT Angkasa Pura (AP) II mengeluarkan kebijakan diskon untuk 12 bandara di Indonesia.

Direktur komersial dan pengembangan AP I, Moch. Asrori mengatakan bahwa kebijakan baru ini bertujuan untuk meningkatkan lalu lintas turis ke Jawa Timur dan terbukti berhasil dengan meningkatnya pergerakan lalu lintas dari 25 menjadi 27 per jam.

Tujuan lainnya adalah mengurangi lalu lintas padat yang terjadi saat musim ramai.

Asrori percaya bahwa perusahaan akan dapat mencapai target satu juta turis internasional ke Jawa Timur yang telah ditetapkan oleh kementerian pariwisata.

"Jumlah wisatawan mancanegara pada 2015 meningkat secara signifikan hingga 54 persen. Tahun lalu kami telah mencatat 612.412 kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur melalui Bandara Internasional Juanda, naik 32 persen dari 2015 yang mencapai 463.596 persen," kata Asrori.

Bandara Komodo

Selain itu, AP I berencana mengakuisisi Bandara Labuan Bajo yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Bandara itu saat ini dimiliki oleh Kementerian Perhubungan.

Direktur Utama AP I, Danang S Baskoro mengatakan bahwa mereka telah melakukan pembicaraan dengan menteri mengenai akuisisi tersebut, sebelum aset tersebut dirubah menjadi bandara internasional untuk melayani lebih banyak wisatawan.

"Akuisisi ditargetkan untuk tahun ini," katanya.

AP I dan Kementrian, lanjutnya, juga dalam negosiasi akuisisi empat bandara lagi yaitu Sentani di Papua; Juwata di Tarakan, Kalimantan Utara; Mutiara di Palu, Sulawesi Tengah; dan Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Sulawesi Tengah.

Labuan Bajo adalah satu dari 10 destinasi yang diprioritaskan pemerintah untuk pengembangan pariwisata hingga 2019. Bandara Labuan Bajo perlu direnovasi dan diperluas untuk mendapat status bandara internasional.

Sembilan destinasi lainnya dalam prioritas pemerintah (10 Bali Baru) adalah Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Morotai di Maluku, Tanjung Lesung di Banten, Tanjung Kelayang di Belitung, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, Kepulauan Seribu di Jakarta, Danau Toba di Utara Sumatra, Borobudur di Jawa Tengah dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

Hanya 4 dari 10 destinasi yang berada dekat bandara internasional, yaitu Borobudur, Mandalika, Danau Toba dan Tanjung Kelayang. (syam s)

Baca Juga

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
KECELAKAAN
Delapan Selamat Setelah Pesawat AL AS Jatuh DI Laut Jepang

Bisnisnews.id - Tim penyelamat telah menyelamatkan delapan orang ke tempat yang aman di selatan Jepang setelah sebuah pesawat Angkatan Laut AS dengan 11 orang di kapal jatuh di Laut Filipina. Pasukan Jepang dan Amerika bergegas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
TERORIS
Pakistan Bebaskan Dalang Serangan Mumbai

Bisnisnews.id - Pengadilan Pakistan pada hari Rabu 22 November memerintahkan pembebasan salah satu dalang dugaan serangan Mumbai 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang, setelah berbulan-bulan AS menekan Islamabad atas dugaan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
ZIMBABWE
Mugabe Keluar, Buaya Pulang Ambil Alih

Bisnisnews.id - Wakil presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa akan terbang pulang pada hari Rabu 22 November untuk mengambil alih kekuasaan setelah pengunduran diri Robert Mugabe yang mengakhiri masa pemerintahan 37 tahun yang otoriter. Dia . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
SERBIA
Dipenjara Seumur Hidup, Penjagal Bosnia Dinyatakan Bersalah Atas Genosida

Bisnisnews.id - Juri PBB pada hari Rabu 22 November menghukum mantan komandan Serbia Bosnia, Ratko Mladic untuk menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah menemukannya bersalah melakukan genosida dan kejahatan perang dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 22 November 2017
LIBANON
PM Hariri Tidak Jadi Undur Diri

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengatakan pada hari Rabu 22 November bahwa dia menangguhkan pengunduran dirinya, sambil menunggu jalan keluar potensial dari sebuah krisis politik yang telah mengguncang negara . . .
Selengkapnya