Selasa, 19 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Maritim / Berita

KECELAKAAN KAPAL
Rabu, 23 Agustus 2017 17:53 WIB

Angkatan Laut AS Pecat Komandan Armada Ketujuh


Jenazah ditemukan oleh Angkatan Laut Malaysia dan dipindahkan ke helikopter Angkatan Laut AS di lepas pantai Johor, Malaysia (23/8/2017).

Bisnisnews.id - Komandan Armada ke-7 Angkatan Laut AS berbasis di Asia diberhentikan pada hari Rabu 23 Agustus setelah serangkaian kecelakaan kapal.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Laut mengatakan bahwa Adm. Scott Swift, komandan Armada Pasifik AS, telah membebas tugaskan Wakil Adm Joseph Aucoin karena telah kehilangan kepercayaan pada kemampuannya untuk memerintah.

Langkah tersebut menyusul empat kecelakaan Angkatan Laut AS di Pasifik sejak akhir Januari, termasuk dua tabrakan yang menyebabkan pelaut tewas dan hilang.

"Masing-masing dari empat insiden ini unik, namun tidak dapat dipandang terpisah," kata Swift, Selasa malam (22/8/2017).

Dia mengatakan Angkatan Laut AS akan melaksanakan pengaturan ulang semua kapal di Pasifik, yang berfokus pada navigasi, sistem mekanis dan pengelolaan sumber daya. Ini akan mencakup pelatihan dan penilaian para ahli untuk setiap kapal.

Angkatan Laut mengatakan bahwa Rear Adm. Phillip Sawyer, telah ditunjuk sebagai penerus Aucoin.

Pada hari Senin (21/8/2017), kapal USS John S. McCain dan kapal tanker minyak bertabrakan di dekat Singapura, melukai lima pelaut dan menyebabkan 10 lainnya hilang.

Swift, saat berbicara di Singapura, mengatakan bahwa penyelam Angkatan Laut telah menemukan beberapa orang yang hilang di kapal tersebut. Dia juga mengatakan Malaysia yang membantu pencarian telah menemukan jenazah, tapi belum ditentukan apakah itu adalah anggota krunya.

Sedikitnya tiga dari 10 pelaut yang hilang telah diidentifikasi oleh kerabatnya.

Tabrakan saat fajar merobek lambung belakang belakang McCain dan membanjiri kompartemen yang berdekatan. Penyebab tabrakan belum ditentukan.

Dilansir dari AP, Armada ke-7 memiliki 50 sampai 70 kapal dan kapal selam, 140 pesawat dan sekitar 20 ribu pelaut. (marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
SIDANG PBB 72
Buka Sidang, Sekjen PBB Angkat Isu Korut Dan Myanmar

Bisnisnews.id - Kecemasan global tentang perang nuklir berada pada tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Selasa 19 September saat ia membuka pertemuan para pemimpin . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
PERANG RUDAL
Jepang Sebar Pencegat Rudal Di Jalur Peluncuran Korut

Bisnisnews.id - Jepang pada hari Selasa 19 September memindahkan sistem pertahanan rudal di pulau utara Hokkaido ke sebuah pangkalan dekat rute peluncuran rudal Korea Utara terakhir. Menteri Pertahanan Itsunori Onodera mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
INVESTASI ASING
Uni Eropa Peringatkan China : Ekonomi Terbuka Atau Tanggung Resiko

Bisnisnews.id - Kelompok bisnis mendesak China pada hari Selasa 19 September untuk melaksanakan janji-janji keterbukaan ekonominya dan memperingatkan bahwa pergerakan lamban dapat memicu reaksi balik terhadap perdagangan bebas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Penyelidik PBB Tuntut Akses Penuh Tanpa Batas ke Myanmar

Bisnisnews.id - Penyelidik HAM PBB pada hari Selasa 19 September mengatakan bahwa mereka membutuhkan akses penuh dan tak terbatas ke Myanmar untuk menyelidiki krisis yang sedang berlangsung, namun pemerintah menolak penyelidikan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Akhirnya Angkat Bicara, Suu Kyi Tolak Kritik Dunia

Bisnisnews.id - Aung San Suu Kyi mengatakan pada hari Selasa 19 September bahwa dia tidak takut pada pengawasan dunia atas krisis Rohingya, berjanji untuk menahan pelanggar HAM dan memukimkan kembali beberapa dari 410 ribu Muslim . . .
Selengkapnya