Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Opini / Berita

Selasa, 21 November 2017 12:07 WIB

Soal Pengguanaan Anggaran, Beranikah Jokowi Jewer Puan Maharani .... ?



Bisnisnews.id - Tahun 2016, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menjalankan proyek pengadaan jasa konsultan/tenaga ahli, terkait kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Proyek ini di bawah tanggung jawab satuan kerja Revolusi Mental dengan persiapan anggaran senilai Rp 8.057.551.000. dari total anggaran, yang terserap hanya sebesar Rp5.161.034.847.

Center for Budget Analysis menilai, dalam proyek pengadaan Jasa Konsultan, kementerian yang dipimpin Puan Maharani tersebut terindikasi adanya tindakan manipulasi yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Berikut contohnya:

Dalam Pengadaan jasa konsultan/tenaga ahli terkait desain logo GNRM yang dilaksanakan oleh sdr. AM. Pengerjaan Desain logo tersebut dilaksanakan selama 60 hari kerja terhitung sejak ditandatangani kontrak pada tanggal 3 Juni 2016.

Adapun biaya untuk pekerjaan tersebut pihak Menko PMK melaporkan telah menghabiskan anggaran sebesar Rp48.750.000, dengan rincian untuk biaya personil sebesar Rp40.500.000 dan biaya langsung non personil sebesar Rp8.250.000.

Selanjutnya Pengadaan jasa konsultan/tenaga ahli desain materi sosialisasi GNRM (X Banner, Poster, Mug, Goody Bag, Signboard) dilaksanakan oleh sdr. ASW. angaran yang dihabiskan sebesar Rp49.000.000.

Pengadaan jasa konsultan/tenaga ahli platform online gugus tugas GNRM dilaksanakan oleh sdr. AT. Adapun anggaran yang dihabiskan sebesar Rp43.250.000.

Terakhir dalam, Pekerjaan jasa konsultan/tenaga ahli pembuatan bahan sosialisasi GNRM melalui komunikasi visual dalam rangka kegiatan GNRM dilaksanakan oleh sdr. MBE. Anggaran yang dihabiskan sebesar Rp48.500.000

Yang menjadi persoalan adalah, hitungan biaya diatas sarat manipulasi karena tidak disertai dengan laporan gaji pegawai yang dapat dipertanggungjawabkan. Misalnya bukti setor pajak penghasilan sebagai dasar klarifikasi dan negosiasi.

Temuan di atas, semakin menambah catatan buruk Menko PMK khususnya terkait penggunaan uang negara yang terkesan seenanknya. Menjadi tantangan sendiri bagi Jokowi, apakah beliau berani mengevaluasi Puan Maharani .

21 November 2017

Jajang Nurjaman

*) Penulis adalah Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis

 

Baca Juga

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya