Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

KORUPSI e-KTP
Rabu, 03 Januari 2018 12:26 WIB

Ganjar dan Machias Kembali Akan Diperiksa KPK


ilustrasi

Bisnisnews.id - Pengembangan penyidikan kasus korupsi berjamaah proyek KTP Elektronik (e-KTP) oleh Komisi Pemberantasan Korpsi (KPK), kembali mencuatkan nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengakui nama Ganjar Pranowo menjadi salah satu pejabat yang akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari.

Dalam pemeriksaan lanjutan, bukan hanya Ganjar yang akan diperiksa, nama Markus Melchias Mekeng,
Anggota DPR RI Komisi XI, dipanggil penyidik sebagai saksi untuk kasus dan tersangka yang sama.

" Ya, memang yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari," jelas Febri, Rabu(3/1/2018).

Sebagai catatan, Ganjar dan Mekeng sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan korupsi e-KTP. Diantaranya, saksi untuk mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong maupun Setya Novanto.

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar, kembali mencuat pada persidangan proyek e-KTP, lantaran namanya dikabarkan hilang dalam dakwaan Setya Novanto. Ini uga menjadi pertayaan, mengapa nama-nama- it bisa langsung lenyap dalam dakwaan.

Padahal, sebelumnya, dalam surat dakwaan mantan dua pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, nama Ganjar, Olly, dan Yasonna tertera sebagai pihak yang diduga diperkaya dalam proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu.

Disebut-sebut Gubernur Jawa tengah itu menerima 520 ribu dolar AS, Olly sebesar 1,2 juta dolar AS, dan Yasonna sebesar 84r ibu dolar AS. Tudingan itu diperkuat lagi oleh ocehan Muhammad Nazaruddin, yang menegaskan Ganjar menerima 500 ribu dolar AS. Demikian juga dengan Melchias Mekeng yang dalam dakwaan Irman dan Sugiharto disebut menerima uang panas e-KTP sebesar 1,4 juta dolar AS. Uang tersebut diterima Melchias Mekeng dari Andi Narogong dalam kapasitasnya sebagai ketua Banggar DPR.(Adhitio)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya