Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Opini / Berita

ANALISIS TERORISME
Rabu, 10 Januari 2018 18:07 WIB

ISIS Beroperasi Bebas Di Kabul


Orang-orang Syiah Afghanistan membawa temannya yang terluka di dekat lokasi serangan bunuh diri oleh ISIS di sebuah masjid di Kabul pada Agustus lalu (AFP)

Bisnisnews.id - Warga  Afghanistan kelas menengah berubah menjadi jihadis yang membantu ekspansi kelompok ISIS dari kubu pertahanannya di Afghanistan Timur menuju Kabul, kata para analis.

ISIS telah mengklaim hampir 20 serangan di Kabul dalam 18 bulan, dengan pelajar, profesor dan pemilik toko menghindari pasukan keamanan Afghanistan dan AS.

Ini adalah perkembangan mengkhawatirkan bagi warga sipil di Kabul dan pasukan keamanan yang sudah berjuang mengalahkan Taliban serta misi kontra-terorisme AS di Afghanistan.

"Ini bukan hanya sebuah kelompok yang memiliki benteng di Afghanistan timur. Ini meningkatkan serangan visibilitas tinggi di ibu kota negara dan saya pikir itu adalah sesuatu yang perlu dikhawatirkan," kata analis Michael Kugelman dari Wilson Center di Washington.

Negara Islam-Provinsi Khorasan (IS-K), afiliasi kelompok Timur Tengah di Afghanistan dan Pakistan, muncul di wilayah tersebut pada tahun 2014, sebagian besar terdiri dari pejuang yang tidak puas dengan Taliban dan kelompok jihad lainnya di Afghanistan, Pakistan dan Asia Tengah.

IS-K mengklaim serangan pertamanya di Kabul pada musim panas 2016. Sejak itu kelompok Sunni dan jaringannya menyerang pasukan keamanan dan orang Syiah dengan frekuensi yang meningkat.

Tidak ada rekrut yang berkurang, kata analis. ISIS telah berhasil memanfaatkan arus ekstremisme di Afghanistan yang telah ada selama beberapa dekade dan melintasi kelompok sosial ekonomi, dibantu akses internet yang berkembang di kalangan pemuda perkotaan.

"Kami berbicara tentang satu generasi yang telah didesas-desuskan terhadap berbagai jenis kekerasan dan ekstremisme," kata Borhan Osman, seorang analis senior dari International Crisis Group.

"Seharusnya tidak mengherankan bahwa beberapa pemuda yang menanamkan ideologi jihadisme menganut versi jihadisme berikutnya yang paling kejam."

Anggota dan pendukung ISIS di Kabul bersembunyi di tempat terbuka, tinggal dengan keluarga mereka dan pergi ke kelas atau bekerja setiap hari, kata Osman.

Militan bertemu di malam hari untuk membahas jihad, atau perang suci, dan merencanakan serangan terhadap sasaran di kota walau keamanan diperketat setelah sebuah bom truk besar di bulan Mei yang menewaskan sekitar 150 orang.

"Ini adalah struktur adaptif yang bereaksi terhadap tindakan balasan," kata seorang diplomat Barat kepada AFP.

"Dari bulan Mei sampai Desember, apa yang telah kita lihat adalah berbagai jenis serangan."

Sumber keamanan Afghanistan sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa 20 orang atau lebih pendukung IS-K beroperasi di dalam kota. (marloft)

Baca Juga

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
BOLA
Messi Terancam Angkat Koper dari Russia

Bisnisnews.id - Argentina terancam angkat koper dari Piala Dunia 2018. Hal tersebut menyusul kekalahan pahit saat menghadapi Kroasia dengan skor besar 0-3 pada lanjutan pertandingan Grup D di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6/2018).   Berstatus . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya