Selasa, 20 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

LOGISTIK PERFORMACE
Jumat, 09 Februari 2018 14:30 WIB

Delivery Order Online di Priok Belum Terintegrasi



Bisnisnews.id - Delivery Order Online di Pelabuhan Tanjung Priok diragukan dapat memangkas biaya logistik karena masih sangat parsial. Padahal para pelaku usaha berharap, adanya integrasi sistem di masing-masing terminal sehingga  Logistics Performance Index (LPI) sesuai yang diinginkan.

Sistem itu menurut Ketua Umum DPP
Asosiasi Logistik dan Forwarders Indonesia (DPP ALFI)  Yuki Nugrahawan Hanafi, bila benar-benar dilaksanakan secara baik,  sangat membantu para pelaku usaha. Bukan hanya biaya yang bisa dipangkas tapi juga waktu pengurusan lebih efisien, transaksi lebih terjamin dan menghilangkan antrian di loket.

" Sistem ini  dapat memangkas waktu postclearance dalam pengurusan pengeluaran barang dari pelabuhan," kata Yukki, Jumat (9/2/2018)

Namu Yukki mengaku ragu sistem ini brjalan  baik karena di  lapangan masih ditemui kendala,  sehingga berdampak kepada kelancaran arus barang.

Salah satu hambatan yang harus dihilangkan ialah belum terintegrasinya sistem. Dia mencontohkan,  di Tanjung Priok masing-masing terminal mempunyai inisiatif  mengembangkan sendiri secara inhouse.

“Hambatan yang dihadapi ini menyebabkan pengguna jasa sulit melihat peformansi secara menyeluruh karena banyaknya sistem. Seharusnya seluruh terminal ikut berkolaborasi dengan inovasi yang ditawarkan oleh pemerintah agar implementasi DO Online bisa berjalan maksimal. Kita juga harus lebih kompetitif dan bisa mengejar ketinggalan di wilayah maritim dari Negara tetangga,” kata Yukki.

Padahal  DO Online itu  memiliki payung hukum jelas, yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 120 tahun 2017.  Artinya kalau tidak terintegrasi, penurunan biaya ligistik tidak signifikan.

Seperti diketahui,  perolehan  LPI Indonesia di tahun 2016 berada pada peringkat 63, sedangkan pada tahun 2014 berada diperingkat 53. Kata Ykki aturan itu harus didukung para pelaku usaha dan stakeholders ke pelabuhan seperti Pemerintah, Terminal Operator, Pelayaran, Pengguna Jasa.(Syam S)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 19 Februari 2018
PASCA LETUSAN
Penerbangan Garuda Dari dan Ke Bandara Kualanamu Normal

Bisnisnews.id -  Direktur Produksi Garuda Indonesia Puji Nur Handayani umumkan, letusan Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara tidak akan mengganggu pelayanan. Penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu dan sekitarnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 19 Februari 2018
PASCA LETUSAN
Penerbangan Dilarang Melintas Di Kawasan Gunung Sinabung

Bisnisnews.id - Pasca letusan Gunung Api Sinabung Senin pagi (19/2/2018) ,  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (VPMBG) menaikkan VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) dari Orange menjadi Merah. Artinya penerbangan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PENERBANGAN
Bos AirAsia Group Usulkan PSC Diturunkan dan T2 Soetta Khusus LCC

Bisnisnews.id - CEO Air Asia Group Tony Fernandes mengusulkan agar tarif airport tax atau Passenger Service Charge (PSC)  diturunkan bagi penumpang  Low Cost Carrier (LCC) terkait rencananya membuka rute baru ke destinasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PENERBANGAN
Transportasi Udara Menyumbang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnisnews.id - Sektor transportasi udara memiliki dampak ganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, baik makro maupun mikro. Secara makro diukur dari sumbangan nilai tambahnya dalam pembentukan Produk Domestik . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PELAYANAN
PTP Operasikan Billing Centre Terminal 1.2 dan 3

Bisnisnews.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) terus berbenah meningkatkan pelayanannya dengan memodernisasi fasilitas pusat layanan pembayaran jasa kepelabuhanan (billing centre) di terminal 1, terminal 2, dan terminal 3. . . .
Selengkapnya