Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

LOGISTIK PERFORMACE
Jumat, 09 Februari 2018 14:30 WIB

Delivery Order Online di Priok Belum Terintegrasi



Bisnisnews.id - Delivery Order Online di Pelabuhan Tanjung Priok diragukan dapat memangkas biaya logistik karena masih sangat parsial. Padahal para pelaku usaha berharap, adanya integrasi sistem di masing-masing terminal sehingga  Logistics Performance Index (LPI) sesuai yang diinginkan.

Sistem itu menurut Ketua Umum DPP
Asosiasi Logistik dan Forwarders Indonesia (DPP ALFI)  Yuki Nugrahawan Hanafi, bila benar-benar dilaksanakan secara baik,  sangat membantu para pelaku usaha. Bukan hanya biaya yang bisa dipangkas tapi juga waktu pengurusan lebih efisien, transaksi lebih terjamin dan menghilangkan antrian di loket.

" Sistem ini  dapat memangkas waktu postclearance dalam pengurusan pengeluaran barang dari pelabuhan," kata Yukki, Jumat (9/2/2018)

Namu Yukki mengaku ragu sistem ini brjalan  baik karena di  lapangan masih ditemui kendala,  sehingga berdampak kepada kelancaran arus barang.

Salah satu hambatan yang harus dihilangkan ialah belum terintegrasinya sistem. Dia mencontohkan,  di Tanjung Priok masing-masing terminal mempunyai inisiatif  mengembangkan sendiri secara inhouse.

“Hambatan yang dihadapi ini menyebabkan pengguna jasa sulit melihat peformansi secara menyeluruh karena banyaknya sistem. Seharusnya seluruh terminal ikut berkolaborasi dengan inovasi yang ditawarkan oleh pemerintah agar implementasi DO Online bisa berjalan maksimal. Kita juga harus lebih kompetitif dan bisa mengejar ketinggalan di wilayah maritim dari Negara tetangga,” kata Yukki.

Padahal  DO Online itu  memiliki payung hukum jelas, yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 120 tahun 2017.  Artinya kalau tidak terintegrasi, penurunan biaya ligistik tidak signifikan.

Seperti diketahui,  perolehan  LPI Indonesia di tahun 2016 berada pada peringkat 63, sedangkan pada tahun 2014 berada diperingkat 53. Kata Ykki aturan itu harus didukung para pelaku usaha dan stakeholders ke pelabuhan seperti Pemerintah, Terminal Operator, Pelayaran, Pengguna Jasa.(Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya