Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

INVESTASI
Selasa, 20 Maret 2018 18:13 WIB

ABUPI: Persaingan Pelabuhan Kian Kompetitif


ilustrasi foto Pelabuham Cigading Banten

Bisnisnews.id - Bisnis pelabuhan semakin kompetitif, seiring  akan hadirnya operator pelabuhan besar asal India membangun pelabuhan kontainer di Cilegon, Banten.

Ketua Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (Abupi) Aulia Febrial Fatwa mengatakan, rencana kerja sama antara operator pelabuhan besar asal India dan pelaku usaha nasional membangun pelabuhan di Cilegon, Banten perlu disambut baik.

Keberadaan pelabuhan kontainer di Cilegon, Banten, dinilai akan mendorong terjadinya persaingan sehat antar operator pelabuhan, sehingga semakin mendorong masing-masing operator pelabuhan meningkatkan pelayanan dan produktifitasnya.

 “Karena dengan adanya persaingan akan mendorong tingkat produktifitas lebih tinggi. Dan itu kan amanah dan jiwa dari reformasi kepelabuhanan yang tertuang dalam Undang-undang No 17/2008 tentang Pelayaran, yakni menghapuskan monopoli,” katanya, Selasa (20/3/2018).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Adani Ports, salah satu operator pelabuhan besar asal India akan membangun pelabuhan di Cilegon, Banten. Pembangunan pelabuhan direncanakan dimulai pada tahun ini dengan nilai investasi mencapai Rp5 dengan kapasitas pelabuhan mencapai dua juta TEUs.

Menurut Aulia, minat Adani Ports membangun pelabuhan kontainer di Cilegon dengan mendekati kawasan industri merupakan langkah positif dalam menjawab perkembangan atau perubahan kawasan industri. Pemilihan lokasi pelabuhan kontainer di Cilegon merupakan pilihan tepat mengingat kawasan industri di Banten yang cukup besar.

“Di Banten ada untuk (pelabuhan) curah, kalau sekarang dibangun (pelabuhan) kontainer ini pas dong. Aritnya curah terlayani dan kargo kontainer terlayani.”

Pembangunan pelabuhan yang mendekati kawasan industri juga terjadi di negara-negara lain untuk melayani industri yang ada di lokasi tersebut. Hal ini, kata Aulia, seperti yang terjadi di Singapura yang merelokasi Pelabuhan PSA Keppel Singapura Tanjong Pagar ke Tuas. Terminal yang melayani kontainer dinilai perlu direlokasi karena lokasi sebelumnya sudah berubah menjadi kawasan komersial dan bukan lagi kawasan industri.

“Sekarang ditutup dan dipindah ke Tuas, karena Tanjong Pagar sudah jadi area komersial.” (Hilman)

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya