Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

INFRASTRUKTUR KA
Kamis, 05 April 2018 11:01 WIB

Pemerintah Kebut Pembangunan Double Track Cigombong - Cicurug Sukabumi



Bisnisnews.id Pemerintah kebut penyelesaian pembangunan infrastruktur transportasi. Di Sukabumi Jawa Barat, jalur ganda kereta api (double track) ruas Cigombong-Cicurug sepanjang tujuh kilo meter ditargetkan rampung Desember 2018.

Proyek double track senilai Rp 174 miliar itu menurut Menteri Perhubugan Budi Karya Sumadi mampu meningkatkan kapasitas angkut dan menambah volume perjalanan kereta per harinya.

"Jalur Cigombong-Cicurug daerah yang paling berbukit jadi ada bukit yang kita potong hampir 11 meter. Dengan pembangunan jalur ganda Cigombong-Cicurug ini kita sudah bisa meningkatkan kapasitas," tuturnya.

Pada tahun 2018 ini anggaran pembangunan jalur ganda Cigombong-Cicurug sebesar Rp 170 milyar pada tahun ini akan ditambah serta Rp 13 milyar dari total anggaran tersebut akan digunakan untuk program padat karya.

"Tahun ini kita ada anggaran kurang lebih Rp 170 miliar yaitu untuk jalur Cigombong-Cicurug sepanjang tujuh kilo meter dan mungkin tahun ini akan ditambah. Dari total anggaran tersebut sebanyak Rp 13 miliar digunakan untuk program padat karya agar masyarakat itu bisa ikut bekerja dan mendapatkan penghasilan harian," kata Menhub Budi Karya.

Terkait program padat karya, Menhub Budi menjelaskanbahwa program padat karya memberikan manfaat untuk warga sekitar dengan mendapatkan penghasilan dan mendidik masyarakat untuk bekerja agar hidupnya produktif.

"Di satu sisi pekerjaan pembangunan berjalan kemudian masyarakat bisa membantu pekerjaan dan yang pasti mereka mendapatkan penghasilan dari mereka bekerja," ucap Menhub Budi Karya.

Pembangunan jalur ganda Cigombong-Cicurug ini merupakan awal dari pembangunan jalur ganda Sukabumi-Bogor yang diharapkan selesai pada tahun 2020 dengan nilai total anggaran Rp 1 triliun.

"Seperti kita ketahui saat ini Jakarta-Sukabumi ditempuh dengan waktu 5-6 jam perjalanan darat, untuk itu Kementerian Perhubungan membangun jalur ganda Sukabumi-Bogor agar dapat mengurangi beban di jalan serta meningkatkan kapasitas yang tadinya 3 kali dengan 6 gerbong menjadi 6 kali dengan 8 gerbong. Untuk nilai total anggaran keseluruhan mencapai Rl 1 triliun dan ditargetkan selesai pada tahun 2020," ujar Menhub Budi Karya. (Syam S)

Baca Juga

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Aktivitas Arus Balik di Bandara Adi Sutjipto dan Sumarmo Lancar

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melakukan pemantauan atus balilboemydik di  Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta dan  Bandara Adi Sumarmo Solo. "Hari ini secara marathon saya mengunjungi dua bandara . . .
Selengkapnya