Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

INFRASTRUKTUR KA
Kamis, 05 April 2018 11:01 WIB

Pemerintah Kebut Pembangunan Double Track Cigombong - Cicurug Sukabumi



Bisnisnews.id Pemerintah kebut penyelesaian pembangunan infrastruktur transportasi. Di Sukabumi Jawa Barat, jalur ganda kereta api (double track) ruas Cigombong-Cicurug sepanjang tujuh kilo meter ditargetkan rampung Desember 2018.

Proyek double track senilai Rp 174 miliar itu menurut Menteri Perhubugan Budi Karya Sumadi mampu meningkatkan kapasitas angkut dan menambah volume perjalanan kereta per harinya.

"Jalur Cigombong-Cicurug daerah yang paling berbukit jadi ada bukit yang kita potong hampir 11 meter. Dengan pembangunan jalur ganda Cigombong-Cicurug ini kita sudah bisa meningkatkan kapasitas," tuturnya.

Pada tahun 2018 ini anggaran pembangunan jalur ganda Cigombong-Cicurug sebesar Rp 170 milyar pada tahun ini akan ditambah serta Rp 13 milyar dari total anggaran tersebut akan digunakan untuk program padat karya.

"Tahun ini kita ada anggaran kurang lebih Rp 170 miliar yaitu untuk jalur Cigombong-Cicurug sepanjang tujuh kilo meter dan mungkin tahun ini akan ditambah. Dari total anggaran tersebut sebanyak Rp 13 miliar digunakan untuk program padat karya agar masyarakat itu bisa ikut bekerja dan mendapatkan penghasilan harian," kata Menhub Budi Karya.

Terkait program padat karya, Menhub Budi menjelaskanbahwa program padat karya memberikan manfaat untuk warga sekitar dengan mendapatkan penghasilan dan mendidik masyarakat untuk bekerja agar hidupnya produktif.

"Di satu sisi pekerjaan pembangunan berjalan kemudian masyarakat bisa membantu pekerjaan dan yang pasti mereka mendapatkan penghasilan dari mereka bekerja," ucap Menhub Budi Karya.

Pembangunan jalur ganda Cigombong-Cicurug ini merupakan awal dari pembangunan jalur ganda Sukabumi-Bogor yang diharapkan selesai pada tahun 2020 dengan nilai total anggaran Rp 1 triliun.

"Seperti kita ketahui saat ini Jakarta-Sukabumi ditempuh dengan waktu 5-6 jam perjalanan darat, untuk itu Kementerian Perhubungan membangun jalur ganda Sukabumi-Bogor agar dapat mengurangi beban di jalan serta meningkatkan kapasitas yang tadinya 3 kali dengan 6 gerbong menjadi 6 kali dengan 8 gerbong. Untuk nilai total anggaran keseluruhan mencapai Rl 1 triliun dan ditargetkan selesai pada tahun 2020," ujar Menhub Budi Karya. (Syam S)

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
BMKG
DKI Jakarta dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Lebat, Angin Disertai Petir

Bisnisnews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan dalam beberapa hari kedepan (23 -25 April 2018) terpantau adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan wilayah Indonesia dan adanya aliran udara . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 23 April 2018
PELAYANAN
Batik Air Klaim Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Bisnisnews.id - Batik Air (Lion Group) pada periode Maret 2018 klaim menjadi maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara dan peringkat ke-56 di dunia Dilaporkan bahwa keberangkatan dan kedatangan pesawat Batik Air *on time performance/ . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
LALIN
Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Jalan Thamrin dan Sudirman

Bisnisnews.id - Sosialisasi penertiban lalulintas dengan sstem ganjil-genap di DKI Jakarta berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Hari ini sistem itu diuji coba mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Wakil Kepala Dinas Perhubungan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 23 April 2018
PILPRES
Jokowi: Jangan Recoki Degan Urusan Elektabilitas

Bisnisnews.id - Presiden Joko Widodo menngatakan, dirinya masih sangat fokus memimpin pemerintahan dan meneyelesaikan pekerjaan yang belum selesai dan jangan direcoki oleh beragam elektabilitas. "Saya masih fokus konsentrasi pada . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
UNJUK RASA
7.000 Personil Polri Diterjunkan Amankan Demo Ojek Daring di DPR/MPR

Bisnisnews.id - Polda Metro Jaya menurunkan 7.000 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa pengemudi ojek daring (online) di depan Gedung DPR/MPR RI Senin (23/4/2018). Kelompok massa bernama Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia . . .
Selengkapnya