Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

INFRASTRUKTUR
Minggu, 08 April 2018 16:37 WIB

Tebelian Gantikan Bandara Susilo, Pertumbuhan Penumpang Capai 35,13 Persen



Bisnisnews.id - Bandar Udara Tebelian Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat siap dioperasikan, menggantikan Bandar Udara Susilo yang saat ini kondisinya tidak bisa dikembangkan lagi.

Bandara Tebelian mempunyai landasan pacu 1.660  x 30 meter atau lebih panjang dibandingkan Bandara Susilo yang landasan pacunya hanya 1300 meter dan lebar 30 meter. Dengan demikian Bandara Tebelian bisa melayani operasional  pesawat sekelas ATR 72 dengan lebih maksimal baik untuk penumpang maupun kargo.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan,  trend pertumbuhan penumpang di Sintang sekitar 35,13 persen per tahun dari 96.063 penumkang 2017.

“Waktu masih dilayani oleh Bandara Susilo, pada tahun 2017 lalu, jumlah penumpangnya sudah mencapai 96.063 orang. Padahal pada tahun 2012 lalu jumlah penumpangnya baru 26.000. Jadi peningkatannya lebih dari 250 persen.  Suatu hal yang luar biasa,” ujar Agus.

Diharapkan dengan lebih banyaknya pesawat yang bisa masuk dengan maksimal ke  bandara baru yang lebih besar ini juga bisa lebih meningkatkan arus penumpang dan barang ke wilayah Sintang dan sekitarnya yaitu Kabupaten Melawi, Sekadau dan Putussibau. Dengan demikian perekonomian wilayah akan lebih berkembang  dan kesejahteraan masyarakatnya  juga meningkat.

Selain untuk meningkatkan perekonomian, keberadaan bandara Tebelian juga untuk mendukung pertahanan dan keamanan negara karena letaknya yang berbatasan dengan wilayah Serawak di Malaysia dan membuka keterisolasian daerah. Bandara Tebelian juga diharapkan bisa menjadi embarkasi haji antara bagi umat muslim dari daerah Sintang dan sekitarnya menuju embarkasi haji terdekat yaitu Balikpapan atau Banjarmasin.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan tinggi tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Sintang dan Ditjen Perhubungan Udara bekerjasama memindahkan Bandara Susilo ke Bandara Tebelian. Bandara Susilo sudah tidak bisa dikembangkan karena  lokasi bandara yang berada di tengah pemukiman penduduk. Runway Bandara Susilo tidak bisa diperpanjang karena sudah tidak ada lahan lagi. Di ujung runway juga terdapat akses jalan kendaraan masyarakat dan aliran sungai.

“Kini Bandara Tebelian sudah siap untuk dioperasikan. Kami telah melakukan pemeriksaan secara intensif terkait dengan standar keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelayanan penerbangannya sesuai peraturan keselamatan penerbangan sipil (PKPS/ CASR) yang berlaku. Ini merupakan salah satu persembahan kami selaku otoritas penerbangan nasional kepada bangsa dan negara Indonesia dengan mewujudkan Nawacita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo,” ujar Agus lagi.

Kabupaten Sintang yang merupakan kabupaten terbesar kedua di Kalimantan Barat setelah Kabupaten Ketapang,  menyimpan potensi perekonomian yang sangat besar terutama dari perkebunan dan pariwisata.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yoshepha Hasnah, di Kabupaten ini terdapat 48 perkebunan kelapa sawit dengan jumlah karyawan sekitar 600 orang tiap perusahaan.

Selain itu Kabupaten Sintang juga mempunyai banyak obyek wisata yang potensial, di antaranya Hutan Wisata Baning yang terletak ditengah-tengah Kota Sintang, kawasan wisata Bukit Kelam, museum Dara Juanti yang dulunya adalah Istana Kerajaan Sintang, serta museum Kapuas Raya yang berisi beraneka benda sejarah dan hasil kerajinan masyarakat Kalimantan sebelah Barat.

“Masyarakat Sintang sudah sangat menantikan Bandara Tebelian yang lebih besar ini. Selain untuk meningkatkan perekonomian, juga bisa mendukung pertahanan dan keamanan negara karena letaknya yang berbatasan dengan wilayah Serawak di Malaysia dan membuka keterisolasian daerah. Dari Sintang ke ibukota provinsi yaitu Pontianak kalau menggunakan jalan darat membutuhkan waktu 5.- 7 jam. (Syam S)


Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
BMKG
DKI Jakarta dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Lebat, Angin Disertai Petir

Bisnisnews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan dalam beberapa hari kedepan (23 -25 April 2018) terpantau adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan wilayah Indonesia dan adanya aliran udara . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 23 April 2018
PELAYANAN
Batik Air Klaim Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Bisnisnews.id - Batik Air (Lion Group) pada periode Maret 2018 klaim menjadi maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara dan peringkat ke-56 di dunia Dilaporkan bahwa keberangkatan dan kedatangan pesawat Batik Air *on time performance/ . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
LALIN
Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Jalan Thamrin dan Sudirman

Bisnisnews.id - Sosialisasi penertiban lalulintas dengan sstem ganjil-genap di DKI Jakarta berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Hari ini sistem itu diuji coba mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Wakil Kepala Dinas Perhubungan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 23 April 2018
PILPRES
Jokowi: Jangan Recoki Degan Urusan Elektabilitas

Bisnisnews.id - Presiden Joko Widodo menngatakan, dirinya masih sangat fokus memimpin pemerintahan dan meneyelesaikan pekerjaan yang belum selesai dan jangan direcoki oleh beragam elektabilitas. "Saya masih fokus konsentrasi pada . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
UNJUK RASA
7.000 Personil Polri Diterjunkan Amankan Demo Ojek Daring di DPR/MPR

Bisnisnews.id - Polda Metro Jaya menurunkan 7.000 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa pengemudi ojek daring (online) di depan Gedung DPR/MPR RI Senin (23/4/2018). Kelompok massa bernama Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia . . .
Selengkapnya