Jumat, 25 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Arena / Berita

ASIAN GAMES
Selasa, 15 Mei 2018 21:45 WIB

Jusuf Kalla Berharap Masalah Transportasi Bisa Diselesaikan



Bisnisnews.id – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla didampingi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya beserta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menghadiri Global Forum 95 Hari Menuju Asian Games 2018 Tahun Olahraga dan Tahun Politik di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa (15/5/2018).
 
Dalam forum tersebut, Jusuf Kalla menghimbau kembali terkait pelakasaan Asian Games yang sudah didepan mata agar dapat berjalan dengan lancar dan taka da hambatan. Oleh karenanya semua stekholeder yang terkait wajib untuk dapat fokus, khususnya terhadap masalah transportasi yang sudah seharusnya dapat dioptimalkan dengan baik, mengingat kondisi Jakarta yang rawan kemacetan.
 
“Saya berharap Menhub beserta TNI dan Polri agar dapat mempercepat pengamanan jalur, sehingga waktu tempuh dari Atlete Village, Kemayoran menuju Stadion GBK, Senayan tidak lebih dari 34 menit sesuai aturan dari OCA,” ujar Jusuf Kalla dalam forum yang diselenggerakan oleh salah satu media tertua di Indonesia yaitu Rakyat Merdeka. 
 
“Sebelumnya saya sempat mencoba dari Kemayoran menuju Senayan tanpa menggunakan pengawalan dan hal itu memakan waktu mencapai 43 menit. Tentu durasi seperti itu harus dapat dipersingkat dengan bantuan Polisi mempercepat traffic manajemen paling tidak sebanyak 15 menit,” tambah Jusuf Kalla.
 
Bahkan dalam forum tersebut JK panggilan akrab dari Jusuf Kalla, mengutuk keras apa yang terjadi beberapa hari belakangan ini terkait adanya teror bom di Kota Surabaya yang telah menelan korban.
 
"Dibutuhkan kesiapan dan tindakan tegas Polisi dan TNI serta masyarakat melalui informasi apapun dalam upaya menghentikan dan mengawasi pihak-pihak yang mempunyai sifat tercela. Agar kedepannya Indonesia dapat kembali kondusif dan gelaran Asian Games bulan Agustus mendatang bisa berjalan dengan sukses,” kata Jusuf Kalla.
 
Sementara itu, Direktur Utama Rakyat Merdeka Grup Iswara Darmayana menyampaikan maksud dari kegiatan ini yaitu sebagai upaya untuk mensukseskan penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di benua Asia tersebut.
 
"Tahun 2018 merupakan tahun olahraga dan tahun politik, kita semua berharap agar dapat membawa Indonesia sukses melangkah ke level berikutnya disegala bidang baik saat pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden, sebagai modal bangsa untuk menjadi negara yang lebih disegani di kancah internasional," jelas Iswara. (Rayza)

Baca Juga

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
PEMUDA
Kirab Pemuda 2018 Siap Bergulir 5 Septermber Mendatang

Bisnisnews.id – Untuk mematangkan persiapan Kirab Pemuda 2018, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kirab Pemuda 2018 bersama perwakilan 34 provinsi, dan 100 perwakilan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
ATLET
Menpora Berjanji Tambahkan Anggaran Peralatan Layar

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyetujui penambahan anggaran perlatan untuk Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.   "Kami . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
TRANSPORTASI
Naik Transjakarta Gratis Selama Asian Games 2018

Bisnisnews.id – Panitia pelaksana Asian Games (INASGOC) berserta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar rapat progres persiapan pesta olahraga bangsa Asia yang akan bergulir 86 hari lagi.   Rapat yang dipimpin . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 24 Mei 2018
INVESTIGASI
Rusia Bertanggung Jawab Di Balik Serangan MH17

Bisnisnews.id - Peneliti internasional telah menyimpulkan bahwa rudal yang menyerang Malaysia Airlines MH17 empat tahun lalu berasal dari unit militer yang berbasis di Rusia. Misil ditembakkan oleh angkatan bersenjata Rusia yang . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 24 Mei 2018
DIPLOMASI
Trump Tarik Diri Dari KTT Korut

Bisnisnews.id - Presiden AS Donald Trump telah membatalkan pertemuan KTT dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengatakan dunia telah "kehilangan peluang besar untuk perdamaian abadi". Dia mengatakan keputusannya adalah karena . . .
Selengkapnya