Senin, 18 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Kriminal / Berita

KENAKALAN REMAJA
Minggu, 27 Mei 2018 19:08 WIB

Pencuri Bagasi di T3 Soetta Ternyata Bocah SMP Kelas IX, Bisa Mengambil 10 Koper, Diduga Mengalami Kelainan Jiwa



Bisnisnews.id - DV remaja belia usia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP kelas IX, diduga kuat sebagai pelaku pencurian bagasi berupa dua koper milik penumpang Garuda Indonesia GA 417 di terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

DV yang tinggal di Tigaraksa Tangerang itu diciduk petugas Kepolisian Sabtu malam (26/5/2018) di kediamannya.

Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Victor Togi Tambunan mengatakan, bicah nekat itu melakukannya seorang dkri menggunakan mobil Toyota Limo warna silver.

"Pelaku seorang remaja laki – laki berinisial DV berusia 15 tahun. Dia pelajar kelas 3 SMP,” jelas AKBP Togi pada awak media di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Minggu (27/5/2018).

Aksi bocah nekat ini bahkan mampu mencuri 10 koper di Terminal 3 Bandara Soetta tanpa sepengetahuan orangtuanya. Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini sekaligus melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku.

“Pengakuannya melakukan pencurian itu seorang diri. Sekarang kami akan mendalami soal kejiwaannya," kata Togi.

Pengungkapan kasus pencurian bagasi di terminal 3 Soekarno-Hatta itu berhasil dilakukan setelah pihak kepoliskan melakukan penyelidikan secara mendalam dari hasil rekaman CCTV.

Diberitakan sebelumnya, Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Pencuri Bagasi di Bandara Soetta. Aksi pencurian yang dilakukan pelaku terekam kamera pengintai. Atas petunjuk tersebut, polisi pun melakukan pendalaman.

Polisi menemukan ciri – ciri pelaku berikut kendaraan yang digunakan ke Terminal 3 . Dari hasil rekaman CCTV dan nomor kendaraan itu, petugaa bisa mengetahui alamat pelaku.

Seperti diberitakan sebelumnya, penumpang Garuda Indonesia GA 417 kehilangan dua kopernya di conveyer belt Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng pada 12 Mei 2018 lalu dan sempat viral di media sosial. (Reyza/Syam S)

Berikut Kronologi kejadian :

Tanggal 12 Mei 2018, saya beserta keluarga dari Denpasar ke Jakarta dengan pesawat GA417 tiba di Jakarta (Terminal 3 Ultimate) sekitar pukul 19.00. Dari pesawat kami langsung menuju conveyor belt untuk mengambil bagasi. Koper group kami total 5 bagasi, 3 bagasi milik saya. Pertama diumumkan kalau conveyor belt no 12. Tapi kemudian berubah menjadi conveyor belt no. 10 .

Tapi setelah ditunggu-tunggu dan tidak ada lagi bagasi penerbangan GA417, koper saya hanya ada 1. Lalu kami ke Baggage Service untuk membuat laporan. Pihak baggage service melakukan pengecekan tapi masih belum ketemu. Akhirnya kami membuat laporan. Keesokan harinya saya telpon lagi untuk menanyakan kabar tapi masih belum ketemu. Menurut bandara Denpasar koper itu sudah dikirim dengan pesawat yang sama (GA417). Setiap hari saya menelepon ke Baggage Service tapi masih belum ketemu. Hingga tanggal 17 pagi saya telpon pun masih belum ketemu. Dan pihak Baggage Service pun menyarankan untuk melihat CCTV Bandara.

17 Mei siang saya ke Polres Bandara untuk meminta surat izin melihat CCTV. Setelah proses ke Polres dll akhirnya kami diizinkan untuk melihat CCTV bandara. Setelah melihat CCTV bandara ternyata koper kami dicuri (2 koper) oleh orang yang sama (ciri : laki-laki, umur 20 tahunan, tinggi sekitar 170an cm, memakai kaos lengan panjang putih garis-garis, celana pendek, sepatu keds). Jadi dari pukul 18.30, pelaku sudah ada di area conveyor belt. Dia sempat menunggu di conveyor belt nomor 8 juga. Lalu dia ke conveyor belt nomor 10 (tempat mengambil bagasi kami). Gerak-geriknya seperti sudah profesional, tidak ada lihat kiri kanan seperti takut, langsung ambil koper kami seperti koper itu miliknya. Koper saya 2 pcs itu keluar berurutan dari conveyor belt dan keluar lebih dulu tidak bersamaan dengan 3 koper lainnya. Saya memiliki foto detail 2 koper saya dan di CCTV pun terlihat jelas bahwa 2 koper itu sudah keluar dari pesawat menuju conveyor belt.

Setelah mengambil koper saya dia menyembunyikannya. Lalu 19.30 dia keluar melalui pintu 5. Dia menaikkan 2 koper saya ke trolly dan pada saat keluar dari pintu 5, pelaku menutupi sisi sebelah kiri dengan paper bag dan di atas 2 koper saya ditaruh koper hand carry milik pelaku (warna cokelat) agar tidak ketauan. Saya sangat menyayangkan CCTV bandara yang minim. Sehingga banyak sekali blind spot di mana pelaku tidak terlihat dan tidak terdeteksi keluar dari penerbangan yang mana sehingga sulit dilacak identitas nya.

Saya harap kejadian serupa tidak terjadi lagi. Dan saya harap pencuri koper saya bisa mengembalikan 2 koper saya secara baik-baik. Apabila ada yang mengetahui identitas pelaku, saya mohon agar dapat menghubungi saya di nomor 087875238056 (WA only). Dan apabila pelaku mempunyai itikad baik untuk mengembalikan, saya tidak akan memperpanjang masalah ini. .(*)

 

 

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Mexico Sukses Patahkan Rekor Jerman

Bisninews.id - Menyandang status sebagai sang juara bertahan Piala Dunia 2014. Tim Panser Jerman harus mengakui kekuatan Meksiko dalam laga perdana mereka di Grup F Piala Dunia 2018 Russia, Minggu (17/6/2018).   Timnas Jerman . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik di Penyeberangan Terjadi Pada 19 dan 20 Juni 2018

Bisnisnews.id - Arus balik pemudik lebaran 2018 melalui sejumlah titik penyeberangan terjadi Minggu H+2 dan puncaknya pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu, (20/6/2018). Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Mudik Lebaran Mulai Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus balik lebaran mulai terjadi malam ini atau H+2 dan Senin H+3. Kepadatan lalulintas diperkirakan terjadi di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Cikampek menuju Jakarta. Customer & Employee Relations Manager . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 17 Juni 2018
PENYEBERANGAN
KSOP Muara Angke Diperintahkan Perhatikan Kapasitas Angkut Kapal

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan, Kepala Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP) Muara Angke memperhatikan kapal penumpag agar tidak melebihi kapasitas angkut (over). "Hari ini saya memastikan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 17 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Stasiun Senen Masih Dipadati Pemudik, Menhub Budi Berjongkok Saat Berdialog Dengan Penumpang

Bisnisnews.id - Stasiun Kereta Api Pasar Senen Jakarta Pusat sampai H+1 Lebaran 2018 masih dipadati para pemudik yang akan ke kampung halamannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berkunjung ke stasiun itu langsung . . .
Selengkapnya