Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

Selasa, 11 Juli 2017 17:33 WIB

Sebanyak 2.020 Lowongan Kerja Ditawarkan Di Yogyakarta


Job Fair 2017 Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta digelar Selasa (11/7/2017) hingga Rabu (12/7/2017)

Bisnisnews.id - Bursa kerja atau Job Fair 2017 yang digelar Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menawarkan 2.020 lowongan kerja yang bisa diakses gratis oleh pencari kerja di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama.

"Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja ini untuk memperoleh pekerjaan yang diinginkan. Perusahaan juga bisa memanfaatkannya untuk mencari tenaga kerja yang berkualitas," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Lucy Irawati di Yogyakarta, Selasa, seperti dilansir antaranews.com.

Kegiatan bursa kerja digelar dua hari yaitu Selasa (11/7/2017) hingga Rabu (12/7/2017) yang diikuti 30 perusahaan lokal dan nasional di antaranya di bidang retail, asuransi, apotek, boga dan fashion.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi pengangguran. Selain itu, kami juga akan melakukan kajian terkait kecenderungan pencari kerja dilihat dari berbagai aspek seperti pendidikan, jenis kelamin termasuk jenis lowongan kerja yang tersedia," katanya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, jumlah pengangguran hingga akhir Juni tercatat sebanyak 6.168 orang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Titik Sulastri yang membuka "Job Fair 2017" mengatakan permasalahan tenaga kerja cukup kompleks dan tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja tetapi membutuhkan bantuan dari berbagai instansi.

"Jika tidak segera diselesaikan, maka permasalahan pengangguran tersebut dapat berdampak pada hal lain misalnya kondisi perekonomian dan juga meningkatnya kemiskinan," katanya.

Pemerintah Kota Yogyakarta sudah menyelenggarakan kegiatan bursa kerja serupa sejak 2014. Meskipun demikian, jumlah perusahaan yang mengikuti bursa kerja tahun 2017 lebih sedikit dibanding tahun 2016 yang mencapai 40 perusahaan.

Sementara itu, Pengantar Kerja Madya Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Sri Hartati berharap pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pekerjaan.

"Khusus untuk pencari kerja dari Kota Yogyakarta, biasanya mereka masih suka pilih-pilih lokasi pekerjaan. Banyak yang ingin ditempatkan di Yogyakarta atau Pulau Jawa saja. Padahal, banyak lowongan kerja dari luar Jawa seperti Batam," katanya. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya