Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Otomotif / Berita

INKOMPETENSI
Senin, 02 Oktober 2017 20:24 WIB

Nissan Tarik Kembali 1,2 Juta Mobil Di Jepang



Bisnisnews.id - Nissan mengatakan Senin 2 Oktober bahwa pihaknya menarik sekitar 1,2 juta mobil di Jepang yang tidak memenuhi peraturan domestik untuk pemeriksaan akhir kendaraan.

"Sekitar 1.210.000 unit yang diproduksi antara bulan Oktober 2014 dan September 2017 akan diperiksa ulang," kata produsen mobil Jepang dalam sebuah pernyataan.

Pengumuman tersebut muncul setelah saham Nissan merosot di Tokyo karena ada laporan bahwa tes dilakukan oleh staf yang tidak memiliki sertifikasi untuk memeriksa kendaraan tersebut sesuai standar pemerintah Jepang.

Saham Nissan turun lebih dari lima persen pada awal perdagangan sebelum akhir di hari ini turun 2,69 persen menjadi 1.084,5 yen.

Perusahaan tidak menjelaskan mengapa inspeksi tidak memenuhi persyaratan pasar Jepang.

"Sebuah tim yang mencakup pihak ketiga yang independen saat ini sedang menyelidiki penyebab dan tindakan untuk mencegah terulang kembali," katanya dikutip dari AFP.

"Nissan menyesalkan ketidaknyamanan dan hal ini telah berdampak pada pelanggan di Jepang," pernyataan tersebut menambahkan.

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya