Rabu, 23 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

KECELAKAAN KAPAL
Kamis, 29 Desember 2016 23:32 WIB

Dua Kapal Patroli  Milik KPLP Evakuasi Penumang KM Karamando



Bisnisnews.id-Dua kapal patroli milik Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, yaitu KNP 5001 UPP Jailolo dan KPLP KNP.358 KSOP Kelas II Ternate berhasil mengevakuasi korban kapal penumpang KM Karamando 104 GT yang tenggelam setelah bertolak dari pelabuhan Ternate menuju Pelabuhan Jailolo Kamis (29/12/2016) sekitar pukul 11.30 WIT.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Antpnius Tonny Budiono menyebutkan, sesuai data manifest, kapal kayu yang naas tersebut membawa 60 penumpang, lima awak dengan kapasitas 120 orang. Hasil pemeriksaan, kapal dipastikan laik laut, kecelakaan itu sendiri lebih disebabkan faktor cuaca yang buruk.

" Kapal dipastikan laik laut dan saat bertolak sedang hujan sedang," kata Tonny.

KM.Karamando yang dinakhodai, La Musa, bertolak dari Ternate pada Kamis pagi (29/12) pukul 08.30 WIT tujuan Jailolo dengan waktu tempuh, sekitar dua jam. Namun saat kapal berlayar sekitar 4 mil dari dermaga pelabuhan Jailolo, tiba-tiba kapal mengalami gangguan mesin.

Dalam kondisi mesin mati, kapal kayu itu terapung-apunh di tengah hempasan gelombang setingga dua hingga empat meter, ditambah guyuran hujan dan hantaman petir, sehingga penumpang menjadi sangat panik. Ada sebagian penumpang yang nekat lompat ke laut tanpa menggunakan life jacket.

Sekitar pukul 12.00 WIT, kapal patroli KPLP KNP. 5001 dan kapal patroli KPLP KNP.358 bersama kapal Basarnas Ternate, kapal nelayan rakyat setempat dan kapal speed boat dari jailolo tiba lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. 

" Pukul 14.00 WIT, pada saat KM. Karamando terbawa arus, air laut masuk ke kapal dan akhirnya tenggelam. 62 orang selamat dan dievakuasi ke pelabuhan Jailolo sedangkan tiga orang meninggal, satu diantaranya anak-anak," kata Tonny.

Terkait kondisi cuaca yang kadang kurang bersahabat itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sebelumnya telah mengeluarkan Maklumat Pelayaran No: 196/XII/ DN-16 tanggal 27 Desember 2016 tentang Waspada Cuaca Ekstrem Selama Sepekan Mendatang.

" Saya selalu ingatkan kepada Nakhoda dan juga pemilik kapal untuk selalu memperhatikan laporan prakiraan cuaca dan Maklumat Pelayaran, utamakan keselamatan pelayaran tanpa kompromi apapun agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,"jelas Tonny. (Syam Sk)


Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
WONDERFUL INDONESIA
AP I : Biaya Pendaratan Gratis, Labuan Bajo Siap Diakuisisi

Bisnisnews.id - Operator bandara PT Angkasa Pura (AP) I telah mengeluarkan kebijakan baru, biaya pendaratan gratis untuk maskapai yang membuka atau menambahkan rute baru ke wilayah Jawa Timur. Selain itu, AP I berencana mengakuisisi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
TAKSI ONLINE
Diputuskan Ilegal, MA Batalkan Peraturan Kenaikan Tarif

Bisnisnews.id - Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa tarif yang diberlakukan oleh pemerintah bulan lalu atas layanan taksi online dinilai menghambat kompetisi. Kementerian Perhubungan memperkenalkan tarif minimum dan maksimum . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
KECELAKAAN KAPAL
Jenazah Marinir AS Ditemukan 

Bisnisnews.id - Jenazah telah ditemukan dalam pencarian 10 pelaut AS yang hilang setelah kapal mereka bertabrakan dengan sebuah kapal tanker di dekat Singapura, kata angkatan laut AS. Penemuan itu terjadi ketika para penyelam . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 22 Agustus 2017
AUSTRALIA
Rencana Pemboman Etihad Dengan Boneka Barbie Terbongkar

Bisnisnews.id - Menteri dalam negeri Libanon mengklaim teroris mencoba meledakkan penerbangan dari Australia dengan bom tersembunyi di boneka Barbie dan penggiling daging. Dia mengatakan Amer Khayyat berencana untuk meledakkan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 22 Agustus 2017
INAPORTNET
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Terapkan Sistem Layanan Online

Bisnisnews.id-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah, hari ini (Selasa 22/8/2017) menerapkan sistem layanan kapal secara online melalui jaringan Inaportnet, yang sebelumnya juga telah dilakukan di  Pelabuhan Makassar, . . .
Selengkapnya